limaapril

05.04.2014

Jurnal Tugas Akhir

with one comment

Ide ini datang seperti jurnal 55 hari nya Dee ketika melakukan proses menulis novel “Perahu Kertas” . Namun,  untuk saat ini saya tidak dapat memastikan apakah jurnal ini akan membantu saya dan memotivasi diri ini untuk terus mengerjakan tugas akhir dengan kecepatan yang konstan,, sebuah progress berjangka hari. Let’s pray for it.

Saat ini saya dapat mengatakan, yaah … Ternyata, memang, mengerjakan tugas akhir butuh effort luar biasa, lebih pada membangkitkan motivasi di dalam diri sendiri untuk memulai menulis. Ternyata memang, tugas akhir tekanannya adalah seperti ini,tidak bisa dibilang stress juga, tapi terlalu sombong jika kita mengatakan tidak terbebani. Mari berharap semuanya lancar.

Day# 1

Day# 1 – Pilot

Untuk awal ini, saya akan bercerita mengenai topik tugas akhir yang sedang saya kerjakan. Karena major saya di Teknik Informatika, dalam tugas akhir ini saya berencana menghasilkan perangkat lunak untuk analisis sefalometri. Apa itu sefalometri ? Itu adalah alat bantu bagi orthodontis untuk menemukan atau mendapatkan kesimpulan mengenai profil tulang tengkorak kita. Gunanya tentu saja untuk membantu merancang perawatan agar estetika wajah tetap terjaga.

Ide ini datang tentu saja dikarenakan obrolan singkat bersama Irlanda, pada medio Juli tahun lalu. Saat itu ia melemparkan ide tentang ini. Lalu saya melakukan riset kecil-kecilan di tengah kerja praktek, mencari fokus mana yang akan saya ambil. Dan akhirnya, saya menemukan penelitian seorang mahasiswa S2 di Malaysia, yang menurut saya terdapat perbaikan yang dapat kita lakukan terhadap pekerjaannya.

Sebuah analisis sefalometri, sebenarnya merupakan suatu proses yang terdiri dari beberapa tahap. Selama ini, analisis sefalometri yang dikenal, terutama di Indonesia adalah analisis konvensional, atau manual dimana sepenuhnya pekerjaan dilakukan oleh manusia. Caranya seperti ini. Pertama , radiograf tulang tengkorak (sefalogram) pasien dijiplak ke dalam kertas asetat, sehingga diperoleh suatu jiplakan berupa tracing (garis-garis yang penting saja dari suatu sefalogram). Dari hasil tracing ini seorang orthodontis harus menentukan titik sefalometri, yaitu titik-titik yang tersebar pada anatomi tulang tengkorak yang nanti nya dijadikan referensi pengukuran . Setelah titik ditentukan, titik-titik ini dihubungkan dengan garis sehingga membentuk garis dan bidang referensi. Selanjutnya, terhadap bidang/garis tertentu dilakukan pengukuran (dapat menghasilkan jarak / sudut antara dua bidang). Hasil pengukuran ini yang dijadikan dasar untuk menarik kesimpulan mengenai profil tulang tengkorak pasien, dibandingkan dengan nilai referensi pengukuran (di dapat dari penelitian di bidang kedokteran gigi). Kelemahan pada proses manual ini ada pada segi waktu , akurasi dan repeateability proses analisis, terutama pada saat melakukan penentuan titik dan pengukuran.

Sejak tahun 1986, usaha untuk menggunakan komputer dalam melakukan analisis sefalometri mulai diinisiasi. Hingga saat ini masih banyak topik yang menarik yang dapat dibahas mengenai analisis sefalometri , mulai dari analisis sefalometri menggunakan model 3D, penentuan titik secara otomatis (deteksi) , analisis sefalometri yang otomatis secara penuh, desain sistem yang user friendly dan banyak lagi. Untuk masing-masing topik masih dapat dieksplor.

Fokus dalam tugas akhir saya ada pada perbaikan terhadap model analisis yang dirancang pada tesis seorang ilmuwan tadi. Akan terdapat beberapa perubahan pada metode yang digunakan pada model yang dirancang, misalnya dari segi image preprocessing yang digunakan, metode penentuan titik yang digunakan  serta penambahan kelengkapan model analisis yang diajukannya. Nantinya, dengan perbaikan ini diharapkan proses analisis sefalometri pada tugas akhir saya memiliki beberapa keuntungan, yaitu mengurangi keselahan manusia dan waktu yang (harusnya) lebih cepat, karena menggunakan deteksi titik otomatis. Bagaimana prosesnya, nanti akan kita lihat para progress pengerjaan tugas akhir ini.

Rasanya cukup , akan saya sudahi tulisan pertama ini dengan doa agar saya dan teman-teman sejawat yang sedang mengerjakan tugas akhir diberikan semangat untuk menyelesaikan tugas akhir ini tepat pada waktunya atau pada waktu yang tepat.

Written by Puja Pramudya

Maret 6, 2010 at 10:24 pm

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. gila keren banget lah bang puja ini..

    davsam

    Maret 6, 2010 at 10:32 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.442 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: